Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Studi Kasus Ritual Mubeng Ringin

Dalam Sosiologi Antropologi kita tidak hanya melihat suatu fenomena sosial melalui satu sisi saja, hitam putih, benar salah, ataupun halal haram. Akan tetapi kita melihat suatu fenomena sosial dengan menganalisa faktor-faktor yang mendorong terjadinya, hubungan mobilitas sosial, serta keyakinan-keyakinan yang mendasari terjadinya proses tersebut.  Menanggapi mitos di Dusun Ngino tentang tradisi mubeng ringin di setiap pernikahan yang konon merupakan warisan dari leluhur mereka yakni Mbah Bregas, penulis mengutip teori Emil Durkhem tentang solidaritas sosial. Emile Durkhem membagi solidaritas sosial yang hidup di masyarakat menjadi dua macam, antara yang mekanik (Tradisional) dan organik (Modern). Menurut Durkhem bahwa “ Seluruh warga masyarakat pada solidaritas mekanik diikat oleh apa yang dinamakan collective conscience, yaitu suatu kesadaran bersama yang mencakup keseluruhan kepercayaan dan perasaan kelompok yang sifatnya memaksa. [1]   Pada kelompok masyarakat in...