Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Proses Penerimaan Wahyu Rasulullah Sebagai Nabi

            Dikisahkan dalam Fiqhus Sirahnya Muhammad al-Ghazali bahwa kendati menikah dengan Khadijah, Rasulullah Tetap melakukan kebiasaan ber`Uzlah. Tujuannya yakni mengasingkan diri dari kebiasaan buruk masyarakat arab pada masa itu. Hingga pada usia empat puluh tahun, perenungan dan pengamatannya yang dilakukan sebelumnya telah menjadi jurang perpisahan fikiran yang lebar antara beliau dan kaumnya. Pandangan beliau lebih terbuka daripada masyarakat lainnya.             Tiap tahun Rasulullah saw meninggalkan Makkah untuk menghabiskan bulan Ramadhan di Goa Hira, yaitu sebuah Goa yang terletak beberapa mil dari kota Makkah dan terletak di puncak bukit pegunungan diatas kota Makkah. Sebuah tempat yang terasing dari orang-orang yang gemar berbuat dusta dan berbicara buruk, tempat mendapatkan ketenangan didalam keheningan. Di puncak ketinggian itulan Muhammad ber`uzlah, mem...

Masa Remaja Muhammad SAW Hingga Menjelang Pernikahan

            Setelah kakeknya meninggal, Muhammad SAW diasuh oleh pamannya yaitu Abu Thalib. Beliau melewati masa-masa sulit bersama dengan pamannya. Pada masa pertumbuhannya beliau pernah ikut berdagang bersama pamannya ke Syam, namun semenjak bertemu dengan pendeta bahira yang mengatakan bahwa dalam diri Muhammad terdapat aura kenabian dan diperingatkan untuk tidak melanjutkan perjalanannya dengan tujuan agar terhindar dari orang yahudi, kemudian Muhammad berganti profesi sebagai penggembala kambing. Pekerjaan seperti itu berguna untuk melatih diri dalam menentukan kebijaksanaan umum di kemudian hari, membiasakan diri untuk berkasih sayang terhadap kaum lemah dan senantiasa memberikan perlindungan terhadap mereka.             Muhammad merupakan sosok yang istimewa, takdir Allah SWT senantiasa menyertai dan menjaga beliau dari pandangan yang tidak tepat dan tidak lurus. Pa...

Isyarat Kenabian Muhammad

            Muhammad SAW dilahirkan dari lingkungan keluarga yang bersih, suci serta memiliki silsilah terhormat. Muhammad tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang mempunyai peranan tertentu bagi suksesnya risalah yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Akan tetapi walaupun beliau berasal dari keturunan mulia, namun beliau tidak memiliki kekayaan. Sedikit harta yang dimilikinya kemudian asal-usulnya yang yang mebuat beliau memiliki keutamaan lebih banyak daripada semua keutamaan yang dimiliki oleh lapisan masyarakat lain.             Isyarat kenabian Muhammad telah tampak sejak ia kecil. Muhammad dilahirkan secara biasa di kota makkah, tidak terjadi peristiwa apapun yang menarik perhatian, begitu menurut Muhammad al-Ghazali dalam Fiqhus sirahnya. Meskipun ada penulis riwayat seperti Bushairi yang menceritakan terjadinya beberapa peristiwa aneh yang menandakan ken...

Kondisi Jazirah Arab Pra Islam

            Ketika Nabi Muhammad SAW lahir, Makkah merupakan sebuah kota yang penting dan terkenal, baik karena tradisinya maupun karena letaknya. Kota ini dilalui jalur perdagangan yang ramai. Dengan adanya ka`bah, Makkah menjadi pusat keagamaan Arab. Ka`bah adalah tempat mereka berziarah. didalamnya terdapat 360 berhala mengelilingi berhala utama, Hubal. Makkah kelihatan makmur dan kuat.             Masyarakat Arab hidup dalam budaya kesukuan Badui. Mereka membentuk kabilah dan beberapa kabilah membentuk suku yang dipimpin seorang syaikh.  Mereka sangat menekankan hubungan kesukuan, sehingga solidaritas kelompok menjadi sumber kekuatan bagi suatu kabilah. Karena itu peperangan antar suku seringkali terjadi. Seolah-olah sikap ini telah mendarah daging bagi bangsa Arab.  Akibat peperangan yang terus menerus, kebudayaan mereka tidak berkembang. Masyarakat Badui pa...

Contoh Penelitian Rijal al-Hadis

Hasil Penelitian Rijal Hadis Teks Hadis أخبرنا أبو خليفة ، حدثنا حفصُ بنُ عمر الحَوْضِي ، عن شعبة ، عن مُحلِّ بنِ خليفة عن عدي بنِ حاتِمٍ قال: قالَ رَسُولُ اللَّهِ : «اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَإِنْ لم تَجِدُوا فَبِكَلمَةٍ طَيِّبَةٍ   (رواه ابن حبان) Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Khalifah, telah menceritakan kepada kami Hafsh ibn Umar al-Haudli, dari Syu`bah, dari Muhil ibn Khalifah, dari `Adiy ibn Hatim, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ Jagalah diri kalian dari neraka sekalipun hanya dengan sebiji kurma, kalaulah tidak bisa, lakukanlah dengan ucapan yanga baik”. (H.R. Ibnu Hibban) Untuk melihat keshahihan sebuah hadis, kaidah ilmu hadis menyatakan bahwa yang pertama kali perlu diteliti adalah sanadnya. Bila sanadnya dinyatakan shahih, barulah matan- nya bisa diperhatikan. Bila tidak, maka matannya dipandang tidak shahih lagi. Untuk menguji keshahihan sanad hadis di atas, berikut ini akan ditelusuri identitas para perawinya....

Al-Jarh wa al-Ta`dil: Peringkat dan Lafadznya

Ilmu al-Jarh wa al-Ta`dil merupakan bagian dari ilmu Rijal al-Hadis. Sebelum membahas al-Jarh wa al-Ta`dil, penulis akan memaparkan terlebih dahulu pembahasan seputar Ilmu Rijal al-Hadis. Ilmu Rijal al-Hadis merupakan ilmu yang sangat penting untuk mengetahui kondisi para rawi, karena dalam ilmu ini dijelaskan riwayat hidup perawi, madzhab yang dianut, serta   keadaan perawi dalam menerima hadis.   Penelitian terhadap berbagai segi   rijal al hadisadalah dalam rangka memberikan justifikasi tentang kredibilitas para perawi hadis. Juga sebagai upaya untuk mengenai lebih dekat para periwayat hadis agar dapat mengetahui secara rinci kondisi periwayat tersebut. Para periwayat hadis tidak bisa kita jumpai secara fisik karena mereka telah meninggal dunia. Untuk mngenali mereka diperlukan informasi dari berbagai kitab yang ditulis oleh ulama` ahli kritik rijal hadis. Informasi tersebut tidak hanya berkenaan dengan hal terpuji, namun juga berkenaan dengan hal tercela. Par...

Ilmu Tawarikh Al-Mutun

Definisi Ilmu Tawarikh al-Mutun Ilmu tawarikh al-Mutun merupakan bagian dari hadis dirayat, karena kajian ilmu ini berkaitan dengan aspek historis sebuah hadis. Kata al-Tawarikh al-Mutun merupakan gabungan dari lafadz al-Tawarikh dan al-Mutun. Kata   al-tawarikh merupakan jama` dari lafadz al-tarikh yang secara etimologi berarti sejarah atau ketentuan massa, secara istilah al-tarikh diartikan dengan keterangan yang menerangkan hal ihwal umat dan segala sesuatu yang terjadi di kalangannya pada masa yangt telah lampau. Selanjutnya kata al-mutun adalah jamak dari lafadz al-matnu yang berarti tanah yang keras atau punggung jalan. Namun yang dimaksud matan disini adalah matan hadis yakni redaksi sebuah hadis yang menjadi unsur pendukung pengertiannya.  Sedangkan yang dimaksud ilmu tawarukh al-mutun disini sebagaimana yang didefinisikan oleh Prof. Dr. M. Hasbi As-siddieqy yaitu : علم يعرف به تاريخ ورود الحديث الشريف. “Ilmu yang dengannya diketahui sejarah datangnya hadis...