Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Kondisi Jazirah Arab Pra Islam

            Ketika Nabi Muhammad SAW lahir, Makkah merupakan sebuah kota yang penting dan terkenal, baik karena tradisinya maupun karena letaknya. Kota ini dilalui jalur perdagangan yang ramai. Dengan adanya ka`bah, Makkah menjadi pusat keagamaan Arab. Ka`bah adalah tempat mereka berziarah. didalamnya terdapat 360 berhala mengelilingi berhala utama, Hubal. Makkah kelihatan makmur dan kuat.             Masyarakat Arab hidup dalam budaya kesukuan Badui. Mereka membentuk kabilah dan beberapa kabilah membentuk suku yang dipimpin seorang syaikh.  Mereka sangat menekankan hubungan kesukuan, sehingga solidaritas kelompok menjadi sumber kekuatan bagi suatu kabilah. Karena itu peperangan antar suku seringkali terjadi. Seolah-olah sikap ini telah mendarah daging bagi bangsa Arab.  Akibat peperangan yang terus menerus, kebudayaan mereka tidak berkembang. Masyarakat Badui pa...

Contoh Penelitian Rijal al-Hadis

Hasil Penelitian Rijal Hadis Teks Hadis أخبرنا أبو خليفة ، حدثنا حفصُ بنُ عمر الحَوْضِي ، عن شعبة ، عن مُحلِّ بنِ خليفة عن عدي بنِ حاتِمٍ قال: قالَ رَسُولُ اللَّهِ : «اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَإِنْ لم تَجِدُوا فَبِكَلمَةٍ طَيِّبَةٍ   (رواه ابن حبان) Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Khalifah, telah menceritakan kepada kami Hafsh ibn Umar al-Haudli, dari Syu`bah, dari Muhil ibn Khalifah, dari `Adiy ibn Hatim, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ Jagalah diri kalian dari neraka sekalipun hanya dengan sebiji kurma, kalaulah tidak bisa, lakukanlah dengan ucapan yanga baik”. (H.R. Ibnu Hibban) Untuk melihat keshahihan sebuah hadis, kaidah ilmu hadis menyatakan bahwa yang pertama kali perlu diteliti adalah sanadnya. Bila sanadnya dinyatakan shahih, barulah matan- nya bisa diperhatikan. Bila tidak, maka matannya dipandang tidak shahih lagi. Untuk menguji keshahihan sanad hadis di atas, berikut ini akan ditelusuri identitas para perawinya....