Kondisi Jazirah Arab Pra Islam
Ketika Nabi
Muhammad SAW lahir, Makkah merupakan sebuah kota yang penting dan terkenal,
baik karena tradisinya maupun karena letaknya. Kota ini dilalui jalur
perdagangan yang ramai. Dengan adanya ka`bah, Makkah menjadi pusat keagamaan
Arab. Ka`bah adalah tempat mereka berziarah. didalamnya terdapat 360 berhala
mengelilingi berhala utama, Hubal. Makkah kelihatan makmur dan kuat.
Masyarakat Arab
hidup dalam budaya kesukuan Badui. Mereka membentuk kabilah dan beberapa
kabilah membentuk suku yang dipimpin seorang syaikh. Mereka sangat menekankan hubungan kesukuan,
sehingga solidaritas kelompok menjadi sumber kekuatan bagi suatu kabilah.
Karena itu peperangan antar suku seringkali terjadi. Seolah-olah sikap ini
telah mendarah daging bagi bangsa Arab.
Akibat peperangan yang terus menerus, kebudayaan mereka tidak berkembang.
Masyarakat Badui pada dasarnya tetap berada dalam fitrahnya. Kemurniannya
terjaga jauh lebih murni dari bangsa-bangsa lain. Keunggulan dari bangsa ini
yaitu hampir semua penduduk Badui adalah penyair.
Lain halnya dengan penduduk negeri yang berbudaya dan mendiami pesisir
jazirah arab, mereka selalu mengalami perubahan sesuai situasi dan kondisi yang
mengitarinya. Sampai Kehadiran Muhammad, kota-kota mereka masih merupakan
kota-kota perniagaan dan memang jazirah arab ketika itu merupakan daerah yang
terletak pada jalur perdagangan yang menghubungkan antara Syam dan Samudera
India. Penduduk negeri juga mahir mengubah syair.
Melihat
bahasa dan hubungan dagang bangsa Arab, Leboun berkesimpulan tidak mungkin
bangsa Arab tidak pernah memiliki peradaban yang tinggi, apalagi hubungan
dagang itu berlangsung selama 2000 tahun. Ia yakin bangsa Arab ikut memberi saham
dalam peradaban dunia, sebelum mereka bangkit kembali pada masa Islam. Apa yang
berkembang menjelang kebangkitan Islam itu merupakan pengaruh dari budaya
bangsa-bangsa disekitarnya yang lebih awal maju daripada kebudayaan dan
peradaban Arab. Pengaruh tersebut masuk ke Jazirah Arab melalui beberapa jalur.
Yang terpenting diantaranya adalah (1) Melalui hubungan dagang dengan bangsa
lain, (2) Melalui kerajaan-kerajaan protektorat, Hirah dan Ghassan, dan (3)
Masuknya misi Yahudi dan Kristen.
Komentar
Posting Komentar