Wafat Isa Al-Masih
Minggu terakhir bulan Maret 2016 merupakan Pekan Suci bagi pemeluk
agama Kristen. Pasalnya sejak tanggal 24 Maret sampai tanggal 27 Maret 2016 mereka melaksanakan Tri Hari Suci sampai
Paskah. Umat Kristen menyebutnya dengan Kamis Putih, Jum`at Agung, Sabtu Suci untuk
memperingati wafatnya Isa Al Masih,
dan Minggu Paskah. Paskah merupakan
pusat dan inti iman umat Kristiani sebagai
pengikut Kristus. Itulah sebabnya untuk merayakan Paskah, umat Kristen
mempersiapkan diri dengan penuh iman, dari masa pra-Paskah melalui kegiatan
pantang dan puasa secara khusus selama Pekan Suci. Sebenarnya rangkaian perayaan Pekan Suci sudah dimulai sejak Minggu
tanggal 20 Maret 2016, yakni disebut dengan Minggu Palma. Karena hari Minggu
Paskah selalu berubah-ubah tanggal setiap tahunnya, hari Jum`at Agung dan
rangkaian pekan Paskah lainnya juga ikut berubah tanggal setiap tahun.
Sebagaimana
diberitakan dalam BangkaPos Minggu Palma yang dilaksanakan satu Minggu sebelum Minggu
Paskah merupakan perayaan ketika Yesus memasuki kota Yerussalem sebelum disalib
yang disambut dengan daun Palma oleh umat Kristen. Masuknya Yesus Kristus ke
Yerussalem adalah hal yang istimewa, sebab terjadinya sebelum Yesus mati dan
bangkit dari kematian, itulah mengapa Minggu Palma disebut pembuka Pekan Suci. Umat
Kristen menggunakan daun palma dalam perayaan Minggu Palma. Daun palma diyakini
sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian. Saat Minggu Palma, umat
Kristen melambai-lambaikan daun palma sambil bernyanyi. Hal ini menyatakan
keikutsertaan umat bersama Yesus dalam arak-arakan menuju Yerussalem. Pada Minggu
Palma umat Kristen tidak hanya mengenang masuknya Yesus ke Yerussalem,
melainkan juga mengenang akan kesengsaraan Yesus. Setelah tradisi melambai-lambaikan
daun palma biasanya umat Kristen akan mendengarkan pembacaan kisah-kisah
sengsara Yesus yang diambil dari Injil. Pembacaan kisah-kisah pada Minggu Palma
tersebut dimaksudkan agar umat Kristen
mengerti bahwa kemuliaan Yesus bukan hanya terletak pada kejayaanNya memasuki
kota Yerussalem akan tetapi juga pada peristiwa kematiannya di kayu salib.
Setelah
merayakan Minggu Palma, dilanjutkan dengan Misa Kamis Putih pada tanggal 24 Maret
2016. Kamis Putih merupakan hari Kamis sebelum perayaan Paskah. Pada Kamis Putih
tersebut umat Kristen mempunyai tradisi untuk memperingati penjamuan malam
terakhir yang dipimpin oleh Yesus. Dimana tradisi tersebut berupa ritual
penjamuan makan malam yang diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau penjamuan
Kudus. Tidak hanya itu pada Kamis Putih juga dilakukan Pembasuhan kaki ke 12
umat Kristen yang dilakukan oleh pastur sebagai peringatan Yesus yang mencuci
kaki para muridnya dalam penjamuan terakhir. Namun perintah melakukan
pembasuhan kaki hanya terdapat dalam Injil Yohanes dan tidak terdapat dalam
Injil Sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas). Tindakan membasuh kaki tersebut
menyimbolkan suatu teladan untuk rendah diri dan melayani.
Selanjutnya
perayaan wafatnya Yesus Kristus atau umat Kristen sering menyebutnya dengan
Jum`at Agung yang pada Tahun ini jatuh pada Hari Jum`at tanggal 25 Maret 2016 atau
dua hari sebelum Paskah dan diperingati sebagai hari libur nasional meskipun
tidak semua masyarakat Indonesia merayakannya, hanya sebagai toleransi antar umat
beragama yang tinggal di NKRI. Ada beberapa rangkaian acara yang dilakukan pada
saat Jum`at Agung yaitu perarakan masuk-doa dalam keheningan, doa Kolekta (pembuka),
Liturgi sabda-Kisah Sengsara Tuhan Yesus, Doa umat meriah, perarakan salib
sambil membuka selubung salib-penyembahan salib, Bapa kami-komuni, dan berkat
meriah.
Puncak dari Tri Hari Suci
adalah Sabtu Suci, malam Vigili Paskah dan hari Minggu Paskah. Sabtu Suci disebut
juga Sabtu Paskah, Sabtu Sunyi, atau Sabtu Sepi. Sabtu Suci merupakan hari
setelah Jum`at Agung dan sebelum Minggu Paskah. Sabtu Suci merupakan hari
terakhir dalam Pekan Suci yang dirayakan oleh umat Kristen sebagai persiapan
perayaan Paskah. Hari Sabtu Suci memperingati pada saat tubuh Yesus Kristus
dibaringkan di kubur setelah pada hari Jum`at Agung mati disalib. Selanjutnya
pada malam harinya umat Kristen merayakan malam Vigili Paskah. Hal yang
dibutuhkan pada saat perayaan ini adalah lilin. Lilin paskah adalah simbol
cahaya kristus yang bangkit. Perayaan malam Vigili ini dibagi menjadi 4 bagian
yakni upacara cahaya dan madah pujian paskah, Liturgi Sabda, Liturgi Baptis,
dan Liturgi Ekaristi. Keesokan harinya (Paskah) Yesus bangkit dari kematiannya.
Minggu Paskah ini merupakan hari raya kebangkitan Tuhan atau hari raya dari
segala hari raya. Hari itu menjadi hari yang sangat istimewa karena Yesus telah
bangkit dari kematiannya. Yesus telah mengalahkan dosa dan maut dengan
kebangkitanNya. Perayaan paskah dilakukan dengan kebaktian gereja, penjamuan
keluarga, berburu telur paskah untuk anak-anak, dan memberi hadiah untuk orang dewasa.
Demikian rangkaian perayaan wafatnya Isa Al Masih yang dilakukan pada Minggu
Suci yang penulis dapatkan dari beberapa sumber.
Komentar
Posting Komentar