Bedah Kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah




IDENTITAS KITAB
JUDUL KITAB
:
Al-kitab al-Mushannaf fi al-Ahadits wa al-Atsar (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah)

NAMA PENGARANG
:
al-Imam al-Hafizh al-Tsiqah Abi Bakr ‘Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim bin Utsman bin Abi Syaibah al-‘Abasiy al-Kufi

TAHUN LAHIR-WAFAT
:
Lahir pada tahun 159 H/ 775 M
Wafat pada malam kamis,  tahun 235 H/ 849 M





ASPEK
URAIAN
Profil Singkat Pengarang

·    Nama lengkap Ibnu Syaibah adalah al-Imam al-Hafizh al-Tsiqah Abi Bakr ‘Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim bin Utsman bin Abi Syaibah al-‘Abasiy al-Kufi
·    Kuniyahnya adalah Abu Bakr Al-‘Absi
·    Beliau seorang imam yang alim, pemimpin para hafizh, penulis kitab-kitab besar seperti Al-Musnad, Al-Mushannaf, dan Al-Tafsir
·   Lahir di Kufah pada tahun 159 H/ 775 M, dan wafat di Kufah pada malam kamis,  tahun 235 H/ 849 M
·   Guru-guru beliau diantaranya Syarik bin Abdillah Al-Qadli (guru tertua), Ismail bin Ibrahim (Ibnu ‘Aliyah), Aswad bin Amir, Jarir bin Abdul Hamid, Hatim bin Ismail, Husein bin Ali al-Ja’fi, Hafs bin Giyas, Hammad bin Asamah, Holid bin Makhlad, Rauh bin Ibadah, bin Hubab, w. 230 H, dll.
·   Di antara murid Ibnu Syaibah adalah Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Al-Bukhari, pemilik kitab shahih, Muhammad bin Ismail al-Ja’fi, Muhammad bin Muslim (Imam Muslim), Abu Daud Sulaiman bin Asy’ats as-Sijistani (pemilik kitab sunan), Ibnu Majah (pemilik kitab sunan), Muhammad bin Yazid al-Qazwaini, Abu Bakr bin Abi ‘Ashim, Baqi bin Makhlad, Al-Baghawi (pemilik kitab tafsir), Hasan ibn Sufyan al-Syaibani, Abdullah bin Ahmad bin Hanbal, Abdullah bin Abdurrahman ad-Darimi, dll
· Komentar Ulama
Abu hatim dan ibnu kharaz menilainya tsiqah, ‘Ajali mengatakan bahwa ia tsiqah dan hafizh al-hadits, Ibnu Hibban menyebutkan dalam kitabnya, al-Tsiqat, dan al-Qani’ menilainya tsiqah tsabat.
· Karya-karyanya diantaranya Musnad Ibnu Abi Syaibah, Al-kitab al-Mushannaf fi al-Ahadits wa al-Atsar, At-Tarikh, Kitaabul-Iimaan, Kitaabul-Adab, Tafsir Ibnu Abi Syaibah, Kitaabul-Ahkaam, Kitaab Taabul-Qur’an, Kitaabul-Jumal, Kitaabur-Radd ‘alaa Man Radda ‘alaa Abi Hanifah, dan Kitaabul-Futuh.
Sejarah kitab

·   Judul asliny adalah Al-kitab al-Mushannaf fi al-Ahadits wa al-Atsar (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).
·   Kitab ini terdiri dari 15 jilid
·   Hadis dalam kitab ini tidak hanya berstatus shahih, namun juga ada yang berstatus hasan dan dhaif
·    Di samping memuat hadis Nabi SAW, kitab ini juga memuat ribuan atsar sahabat dan tabi’in
Metode dan sistematika penyusunan kitab

·   Metodologi
· Kitab ini  disusun berdasarkan bab-bab tentang fiqh
· Sistematika
-       Bagian awal memuat Muqaddimah
-       Jilid pertama yaitu, kitab thaharah dengan nomor hadits 1-2135.
-        jilid ke dua yaitu kitab sholat jum’at dengan nomor 2136-5632.
-        jilid ke tiga yaitu, kitab shalat dua hari raya dan semua shalat dengan nomor 5633-8956.
-       jilid ke empat yaitu, kitab puasa dan jenazah dengan nomor 8957-12263.
-       jilid ke lima yaitu, kitab iman dan nudzur dengan nomor 12267-16139.
-       jilid ke enam yaitu, kitab jihad dan nikahdengan nomor 16140-19902.
-       jilid ke tujuh yaitu, kitab jual beli dan berburu dengan nomor 19903-23864.
-       jilid ke delapan yaitu, kitab pengobatan dan adab dengan nomor 23865-27244.
-       jilid ke sembilan yaitu, kitab diyat dan do’a dengan nomor 27245-30514.
-       jilid ke sepuluh yaitu, kitab fadhailul qur’an dengan nomor 30515-33128.
-       jilid ke sebelas yaitu, kitab dzikir dengan nomor 33129-35229.
-       jilid ke duabelas yaitu, kitab zuhud dengan nomor 35230-37549
-       jilid ke tiga belas yaitu, kitab al-maghaziy dengan nomor 37550-38957.
Kuantitas dan kualitas hadis

· Kuantitas
-Kitab ini memuat 19.789 hadis shahih, hasan, dan dhaif.
-Di samping memuat hadis Nabi SAW, kitab ini juga memuat ribuan atsar sahabat dan tabi’in.
·   Kualitas
-  Hadis dalam kitab ini kualitasnya beragam, ada yang shahih, hasan juga dhaif.
Kekhasan Kitab

· Kitab ini berbeda dengan kitab hadis tipe sunan yang sangat jarang berisi hadis-hadis mauquf dan maqthu’
· Keunggulan kitab ini juga ada pada pemahaman dan pemaparannya yang banyak dari hadits-hadits, atsar-atsar dan pendapat tabi’in yang membuatnya menjadi rujukan dasar pada pendapat ahli fatwa sari sahabat dan tabi’in.
· Cara penyusunyannya sistematis, belum ada kitab mushannaf yang disusun menyamai kitab ini, baik sebelum dan sesudahnya.
Identifikasi Masalah

· Kitab ini tidak hanya berisi hadis yang shahih
· Kitab ini tidak hanya berisi hadis, namun juga atsar sahabat dan tabi`in.
Rekomendasi

·   Mencantumkan kualitas di setiap hadis agar lebih mudah mengetahui yang shahih, hasan, maupun dhaif.
                                                                                 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Masa Bani Umayyah Andalusia

Ilmu Tawarikh Al-Mutun

Faedah Kisah (Qashash) dalam al-Qur`an